Badminton: Dari Permainan Kuno ke Panggung Dunia






Kata Pengantar

Halo, para pembaca!

Selamat datang di eBook singkat tentang salah satu olahraga paling seru dan digemari di dunia—badminton! Atau yang kita kenal juga sebagai bulu tangkis. Lewat eBook ini, kita akan jalan-jalan ke masa lalu, mengenal asal usul badminton, bagaimana olahraga ini berkembang, dan tentu saja, bagaimana Indonesia ikut mencatatkan sejarah emasnya di dunia badminton. Yuk, kita mulai!


Bab 1: Apa Itu Badminton?

Badminton adalah olahraga yang dimainkan dengan raket dan kok (shuttlecock). Permainannya bisa satu lawan satu (tunggal) atau dua lawan dua (ganda). Yang bikin seru? Permainannya cepat, dinamis, dan kadang butuh refleks secepat kilat!

Fakta menarik:

  1. Shuttlecock bisa melaju hingga 500 km/jam!
  2. Badminton termasuk olahraga paling cepat di dunia.
  3. Indonesia adalah salah satu negara dengan pemain terbaik sepanjang masa.


Bab 2: Asal Usul Badminton

Sebenarnya, permainan seperti badminton sudah ada sejak zaman kuno. Di Tiongkok, permainan yang mirip disebut jianzi, di mana kok dipukul-pukul tapi tanpa raket. Di India, ada permainan bernama Poona, yang lalu dibawa ke Inggris oleh tentara kolonial pada abad ke-19.

Di Inggris, permainan ini makin digemari dan diberi nama badminton, karena sering dimainkan di rumah bangsawan bernama Duke of Beaufort di Badminton House. Dari sinilah nama "badminton" berasal.


Bab 3: Badminton di Dunia

Badminton mulai berkembang pesat dan menjadi olahraga internasional. Pada tahun 1934, dibentuklah organisasi dunia bernama IBF (International Badminton Federation), sekarang dikenal sebagai BWF (Badminton World Federation).

Badminton resmi masuk Olimpiade pada tahun 1992 di Barcelona. Sejak saat itu, makin banyak negara ikut ambil bagian, seperti Tiongkok, Korea Selatan, Denmark, Jepang, dan tentu saja… Indonesia!


Bab 4: Badminton di Indonesia

Indonesia punya sejarah panjang dan membanggakan dalam dunia badminton. Sejak tahun 1950-an, atlet-atlet Indonesia mulai dikenal dunia. Tahun 1983, kita punya Liem Swie King, Icuk Sugiarto, dan kemudian hadir legenda seperti Susi Susanti dan Alan Budikusuma yang mempersembahkan medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Barcelona 1992.

Kemudian ada generasi emas seperti Taufik Hidayat, Rexy Mainaky, Hendra Setiawan, hingga pasangan muda yang sekarang bersinar di pentas dunia.

Prestasi:

  • Juara Thomas Cup & Uber Cup berkali-kali

  • Medali emas Olimpiade

  • Dominasi di All England dan World Championship


Bab 5: Serunya Main Badminton!

Kenapa badminton digemari banyak orang? Karena mudah dimainkan, murah meriah, dan bisa bikin badan bugar. Cocok dimainkan di halaman rumah, lapangan kampung, sampai arena profesional.

Tips buat pemula:

  • Pilih raket yang ringan dan nyaman

  • Latihan footwork alias pergerakan kaki

  • Jangan fokus tenaga, tapi juga teknik pukulan

  • Rajin main bareng teman biar makin seru!


Penutup

Badminton bukan cuma soal olahraga, tapi sudah jadi bagian dari budaya dan kebanggaan bangsa—terutama di Indonesia. Lewat olahraga ini, banyak anak muda terinspirasi untuk berprestasi, disiplin, dan menjunjung sportivitas.

Semoga eBook ini bisa bikin kamu lebih kenal dan cinta sama badminton. Siapa tahu, kamu jadi atlet hebat selanjutnya!

by : @kangpurna_one20

Pemanfaatan Teknologi Dalam Pembelajaran Iqro' menuju Era Baru Pengajaran

Pada hari ini, Selasa, 22 April 2025, bertempat di Pondok pesantren Auladul Mustopa, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Metode Iqro' dan pengajarannya (Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Iqro Menuju Era Baru Pengajaran) yang diselenggarakan oleh RUMAH ZAKAT



Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pendidik dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran Iqro, sehingga mampu menciptakan metode pengajaran yang lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan zaman.


Rangkaian kegiatan pelatihan meliputi:

1. Pembukaan oleh panitia pelaksana.

2. Sambutan dari Pimpinan Ponpes Auladul Mustopa (Ustadz Muhammad Fery Abdullah Mustika)

3. Pemaparan materi oleh narasumber:

Pengenalan aplikasi digital untuk pembelajaran Iqro.

Teknik penggunaan media interaktif dalam kelas Iqro.

Praktik langsung penggunaan teknologi dalam mengajar Iqro.

4. Penutupan


Adapun pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari para guru, ustaz/ustazah, dan pengajar TPA/TPQ dari berbagai wilayah. 


Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran Iqro dan membawa semangat baru dalam dunia pendidikan keagamaan, khususnya dalam membentuk generasi Qur’ani yang melek teknologi.

10 resep masakan dan cara membuat makanan khas Pasundan (Indonesia)

 10 RESEP DAN CARA MEMBUAT MAKANAN KHAS PASUNDAN

(INDONESIA)

By: Kang Beben

Makanan khas Sunda terkenal dengan cita rasanya yang segar, gurih, dan kaya rempah. Dari hidangan utama hingga camilan, masakan Sunda selalu menggugah selera dan mudah dibuat di rumah.

Dalam eBook ini, kami menghadirkan 10 resep pilihan yang mencerminkan kekayaan kuliner tanah Pasundan. Resep-resep ini tidak hanya lezat, tetapi juga menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan cara memasak yang sederhana. Selamat mencoba dan menikmati—



kelezatan khas Sunda!

Berikut daftar isi:

Resep Masakan Utama

• Nasi Liwet Sunda

• Pepes Ikan Mas

• Gepuk Daging Sapi


Resep Lalapan Dan Sambal

• Karedok

• Sambal terasi


Resep Sayur Dan Sop

• Sayur Asem Sunda

• Soto Bandung


Resep Camilan

• Tahu Sumedang

• Cireng (Aci Digoreng)

• Batagor (Bakso Tahu Goreng)



1. Nasi Liwet Sunda 

Nasi liwet adalah nasi gurih khas Sunda yang dimasak dengan santan dan rempah-rempah. 

Bahan-bahan: 

• 2 cup beras 

• 400 ml air 

• 200 ml santan 

• 3 lembar daun salam 

• 2 batang serai (geprek) 

• 2 lembar daun pandan (ikat) 

• 1 sdt garam 

• 1 sdm minyak goreng 

Cara Membuat: 

1. Cuci bersih beras, masukkan ke dalam rice cooker atau panci. 

2. Tambahkan air, santan, daun salam, serai, daun pandan, garam, dan minyak goreng. 

3. Aduk rata, lalu masak hingga nasi matang. 

4. Sajikan dengan ikan asin, tahu, tempe, dan sambal terasi. 


2. Pepes Ikan Mas 

Pepes ikan mas dibungkus daun pisang dan dikukus hingga bumbu meresap. 

Bahan-bahan: 

• 2 ekor ikan mas, bersihkan 

• 1 buah jeruk nipis 

• 2 lembar daun salam 

• Daun pisang untuk membungkus 

• Lidi atau tusuk gigi untuk menyemat Bumbu Halus:

• 5 siung bawang merah 

• 3 siung bawang putih 

• 3 buah cabai merah 

• 2 cm kunyit 

• 2 cm jahe 

• 2 cm lengkuas (geprek)

• 1 sdt garam 

• ½ sdt gula pasir 

Cara Membuat: 

1. Lumuri ikan dengan air jeruk nipis, diamkan 10 menit, lalu bilas. 

2. Campurkan ikan dengan bumbu halus, daun salam, dan sedikit minyak. 

3. Bungkus dengan daun pisang, sematkan dengan lidi. 

4. Kukus selama 45 menit hingga matang. 

5. Bisa langsung disajikan atau dibakar sebentar agar lebih harum. 

3. Gepuk Daging Sapi 

Gepuk adalah daging sapi yang dimasak dengan bumbu khas Sunda, lalu digoreng hingga gurih. 

Bahan-bahan: 

• 500 gr daging sapi (iris agak tebal) 

• 500 ml air kelapa 

• 3 lembar daun salam 

• 2 batang serai, geprek 

• 2 sdm gula merah, sisir 

• Garam secukupnya 

• Minyak untuk menggoreng Bumbu Halus: 

• 5 siung bawang merah 

• 3 siung bawang putih

• 2 cm lengkuas 

• 2 cm kunyit 

• 1 sdt ketumbar 

Cara Membuat: 

1. Rebus daging sapi sebentar, lalu pukul-pukul hingga agak pipih. 

2. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan daging, air kelapa, daun salam, serai, gula merah, dan garam. 

3. Masak hingga bumbu meresap dan air menyusut.

4. Goreng sebentar daging dalam minyak panas hingga kecoklatan. 

5. Sajikan dengan nasi hangat dan sambal.

4. Karedok 

Karedok adalah salad khas Sunda yang menggunakan sayuran mentah dan bumbu kacang. 

Bahan-bahan: 

• 100 gr kacang panjang (iris tipis) 

• 100 gr tauge 

• 1 buah timun (iris tipis) 

• 50 gr kol (iris halus) 

• 1 genggam daun kemangi Bumbu Kacang: 

• 100 gr kacang tanah goreng 

•  3 siung bawang putih 

• 2 buah cabai merah 

• 1 sdt garam 

• 1 sdt gula merah 

• 1 sdm air asam jawa 

• Air secukupnya 

Cara Membuat: 

1. Haluskan semua bahan bumbu kacang, tambahkan air hingga mengental. 

2. Campurkan sayuran mentah dengan bumbu kacang, aduk rata.

3. Sajikan dengan kerupuk dan lontong. 

5. Sambal Terasi Khas Sunda 

Bahan-bahan:

 • 10 buah cabai merah keriting 

• 5 buah cabai rawit merah (sesuai selera) 

• 5 siung bawang merah 

• 2 siung bawang putih 

• 1 buah tomat merah 

• 1 sdt terasi bakar 

• ½ sdt garam 

• 1 sdt gula merah 

• 1 sdm air jeruk limau 

• Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat: 

1. Panaskan minyak, goreng cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, dan tomat hingga layu. 

2. Angkat dan haluskan bersama terasi bakar, garam, dan gula merah. 

3. Tambahkan air jeruk limau, aduk rata. 

4. Sajikan sambal terasi dengan nasi liwet, lalapan, atau makanan khas Sunda lainnya. 

6. Sayur Asem 

Sunda Sayur asem khas Sunda memiliki rasa segar dan sedikit asam dari asam jawa.

 Bahan-bahan: 

• 100 gr kacang panjang, potong-potong 

• 100 gr labu siam, potong dadu 

• 1 buah jagung manis, potong-potong 

• 50 gr melinjo dan daunnya 

• 50 gr kacang tanah 

• 1 liter air 

• 2 lembar daun salam 

• 2 cm lengkuas, geprek 

• 2 sdm air asam jawa 

• Garam dan gula secukupnya Bumbu Halus: 

• 3 siung bawang merah 

• 2 siung bawang putih 

• 3 buah cabai merah 

• 1 sdt terasi bakar 

Cara Membuat: 

1. Rebus air bersama daun salam dan lengkuas hingga mendidih. 

2. Masukkan bumbu halus, aduk rata. 

3. Tambahkan jagung, melinjo, kacang tanah, dan masak hingga setengah matang. 

4. Masukkan labu siam, kacang panjang, dan daun melinjo. 

5. Tambahkan air asam jawa, garam, dan gula. Masak hingga semua matang. 

6. Sajikan hangat dengan nasi dan lauk favorit.